Sinopsis Novel Candi Murca
Apa yang terjadi bila di tahun 2011 ditemukan jejak bayangan sebuah candi dengan ukuran jauh lebih besar dari Borobudur ? Berpikir macam itu identik dengan ide tentang apa yang terjadi jika bumi ini didatangi sebuah pesawat angkasa luar yang besarnya jauh lebih besar dari sebuah kota (Film The Independent Day)
Demikianlah candi itu dibuat pada zaman Mataram tepatnya di masa pemerintahan Rakai Walaing Pu Kumbhayoni. Candi yang sangat besar itu terpaksa dihilangkan dari pandangan mata karena ada pihak-pihak tertentu yang berupaya menghancurkannya, tak ada pilihan lain untuk melindunginya maka ia harus dimurcakan dan hanya dalam bulan purnama tertentu tampak bayangannya, yang hanya lamat-lamat berada di antara ada dan tiada.
Uwwara Kenya perempuan dari masa silam itu, ia memiliki wajah yang amat cantik yang tak pernah pudar meski sang waktu bergeser deras. Bila Uwwara Kenya murka dari keningnya muncul mata ke tiga yang mampu menghanguskan apa pun. Uwwara Kenya dikawal dengan setia oleh tujuh orang pengikutnya yang oleh karenanya disebut kelompok tujuh, didukung oleh ribuan ekor codot berukuran besar, salah satu di antaranya kelelawar berkulit albino yang yang dengan setia melekat mengikuti ke mana pun majikannya pergi.
Tujuh pengikut Uwwara Kenya memiliki pertanda berupa ular melingkar yang menempatkan diri di telapak tangan di balik kulit di atas daging yang apabila purnama datang akan menyebabkan terjadinya perubahan tujuh orang gedibal itu, wajah mereka berubah mengerikan dengan kemampuan yang mengerikan.
Namun Uwwara Kenya memiliki musuh yang dengan mati-matian berusaha melindungi candi itu. Musuh yang berderajad Dharmadyaksa sebuah agama itu berusaha mencegah apa pun yang dilakukan Uwwara Kenya bahkan melalui pertempuran yang butuh waktu bertahun-tahun lamanya. Puncak dari pertempuran itu Uwwara Kenya kalah dan memutuskan bereinkarnasi di masa yang akan datang, di mana nantinya ia bisa melanjutkan niatnya menghancurkan candi.
Namun Sang Dharmadyaksa menyusul bereinkarnasi pula.
Uwwara Kenya yang terlahir lebih dulu berusaha mati-matian memburu titisan kembali itu yang dipastikan akan terlahir kembali dari perkawinan kakak beradik yang masing-masing tidak menyadari mereka adalah kakak beradik. Uwwara Kenya mengamuk membabi buta, hanya sayang titisan kembali Sang Dharmadyaksa itu dikawal ketat oleh pengikutinya yang berjumlah lima orang yang masing-masing siap berkorban nyawa. Jumlah mereka yang lima selanjutnya disebut sebagai kelompok lima .
Lima orang pengawal kelahiran kembali Sang Dharmadyaksa berhadapan dengan tujuh orang kaki tangan Uwwara Kenya .
Adalah ketika Ken Arok baru seorang maling yang malang melintang dan membuat resah akuwu Tumapel Tunggul Ametung, kisah Candi Murca, Ken Arok Hantu Padang Karautan ini dimulai. Parameswara yang ingin mengetahui orang tua kandungnya pergi meninggalkan Bumi Kembang Ayun di Blambangan dan menolak permintaan ayah angkatnya menggantikannya sebagai pimpinan di padepokan olah kanuragan itu.
Pada saat yang sama seorang gadis bernama Swasti Prabawati justru datang menghadap Ki Ajar Kembang Ayun meminta petunjuk mencari jejak ayahnya yang telah sebulan menghilang. Perkenalan Parameswara dan Swasti Prabawati bermuara ke hubungan asmara tanpa mereka tahu mereka adalah kakak beradik. Parameswara berayah Panji Ragamurti, seorang Patih di Kediri sementara Swasti Prabawati akhirnya tahu ayah yang dicintainya ternyata bukan ayah kandungnya, ia terlahir dari Narasinga melalui pemerkosaan yang dilakukan terhadap seorang perempuan yang akhirnya mati ketika melahirkan gadis buah pemerkosaan itu.
Amat terlambat Parameswara dan Swasti Prabawati sadar, bahwa Narasinga dan Panji Ragamurti adalah orang yang sama.
Bayi yang akan lahir dari perkawinan kakak beradik itulah yang justru sedang ditunggu dan diburu-buru oleh Uwwara Kenya dan tujuh orang pengikutnya yang celakanya menempatkan Parameswara dan Swasti Prabawati terjerat takdir sebagai pengikut perempuan itu pula, karena dari masing-masing telapak tangannya muncul tanda ular yang menggeliat menempatkan diri di balik kulit di atas daging.
Parameswara yang telah berubah menjadi sakti mandraguna sejak menenggak air suci Tirtamarthamanthana Nirpati Vasthra Vyassa Tripanjala harus berperang melawan dirinya sendiri terutama ketika bulan purnama menyita kesadarannya. Namun dengan penuh pengabdian dan bahkan rela berkorban nyawa kelima pelindung kelahiran calon jabang bayi itu berjuang keras memberikan perlawanan.
Ketika pertikaian itu terjadi, sebuah padang ilalang bernama Karautan sedang menyita perhatian seorang Brahmana bernama Lohgawe dan seorang Empu pembuat keris dari Lulumbang. Padang Karautan itu sungguh sebuah tempat yang mengerikan karena dihuni berbagai binatang buas, setiap malam sering terdengar aum harimau dan lolong ratusan ekor serigala.
Yang mencuri perhatian Brahmana Lohgawe adalah seorang perampok dan maling kecil bernama Ken Arok yang menjadikan tempat itu sebagai persembunyian. Mata Sang Brahmana Lohgawe sangat awas terhadap keajaiban alam, ia menduga Ken Arok yang maling kecil itu merupakan Titisan Syiwa, yang kelak akan menjadi cikal bakal Raja di tanah Jawa.
Sebaliknya Empu Gandring yang hadir pula di tempat itu mempunyai ketajaman mata dalam bentuk yang lain, ia melihat sesuatu yang melayang-layang di langit. Empu Gandring merasa was-was tersita perhatiannya oleh batu bintang yang melesat cepat di angkasa, jenis batu yang ia yakini bakal menimbulkan bencana. Dengan ketajaman mata hatinya Empu Gandring berusaha menerka di daerah mana batu bintang itu akan jatuh dan menimbulkan bencana. Meski belum terjadi, Empu Gandring melihat asap berada di mana-mana, asap kekuningan berasal dari bintang jatuh yang menebar kematian, berburu menyergap makhluk apa pun yang berdaging, dihisap habis menyisakan tulang belulang.
Mata hati Empu Gandring belum mampu melihat, akan jatuh di mana batu bintang itu.
Dalam perjalanannya, Parameswara harus bersinggungan dengan urusan Ken Arok, karena Hantu dari Padang Karautan itu adalah penjilmaan kembali dari Rakai Walaing Pu Kumbayoni, orang berusia panjang yang menunggu kematiannya di balik Air Terjun Seribu Angsa, orang itulah yang telah memberinya air suci Tirtamarthamanthana Nirpati vasthra Vyassa Tripanjala yang menyebabkan ia menjadi sakti mandraguna karena kesediaannya memenuhi permintaan orang itu dengan membunuhnya.
Pun keterlibatan Parameswara terhadap Ken Dedes tidak juga bisa dihindari karena pada diri Ken Dedes melekat jiwa Sri Sanjayawarsa, permaisuri Rakai Walaing Pu Kumbayoni yang juga mati di tangan melalui sebilah keris bernama Sang Kelat. Parameswara terpaksa memenuhi permintaan membunuh mereka karena hanya melalui cara itulah ia bisa melindungi anaknya yang bakal menjadi bulan-bulanan Uwwara Kenya .
Sementara itu di tahun 2011,
Parra Hiswara mengalami kecelakaan ketika menggali tanah sebagai tandon WC, tanah ambrol menyebabkan ia tertarik oleh gravitasi bumi karena di bawah tanah rupanya terdapat sebuah sumur vertikal. Mahdasari sang Istri mengalami kepanikan luar biasa pun demikian pula dengan para tetangga yang berusaha menolong. Hirkam menggunakan tali carmantel menyusur turun mendapati kenyataan, sumur yang bagai tanpa dasar itu sangat aneh. Hirkam yang berhasil keluar nyaris kehilangan nyawa karena makhluk tak dikenal mencakar punggung dan kakinya.
Tak ada pilihan lain dan dengan mengabaikan keselamatan Parra Hiswara lobang sumur itu ditutup dan dicor dengan semen. Dengan demikian bisa dipastikan Parra Hiswara terkubur untuk selamanya di gua bawah tanah itu.
Namun Parra memang mendapati keadaan yang aneh di ruang bawah tanah itu. Ia menemukan tujuh buah meja batu melingkar yang layak disebut tempat tidur karena ada tujuh orang tidur di atasnya. Pada tujuh meja batu di luar hanya ada enam orang berbaring satu di antaranya kosong sementara meja batu di bagian tengah tidur seorang perempuan amat cantik dalam keadaan telanjang bulat.
Di tempat itulah Parra Hiswara bertemu dengan orang yang memiliki ujut sama dengan dirinya, bak pinang dibelah dua, orang dari masa silam itu mengaku bernama Parameswara, yang mestinya tidur di meja batu ke tujuh namun memilih terpicing beratus ratus tahun lamanya karena tidak sudi menjadi kaki tangan Uwwara Kenya. Parra Hiswara tentu kaget ketika orang itu menyebut telah menunggu pertemuan itu delapan ratus tahun lamanya. Parameswara minta kepada Parra Hiswara agar bersedia membunuh dirinya, hanya itulah cara agar ia bisa keluar kembali ke permukaan.
Parra Hiswara tidak punya pilihan lain, dengan sebilah keris aneh bernama Sang Kelat yang ia terima, orang itu dibunuh dan ambyar menjadi serpihan abu memunculkan pusaran angin yang semakin lama semakin cepat. Parra Hiswara yang berusaha keras bertahan untuk tidak terputar mampu melihat saat-saat terakhir seekor codot berkulit putih muncul dan melukai telapak tangannya.
Ketika Parra Hiswara tersadar, ia terkejut karena waktu telah berubah menjadi malam penuh bintang. Parra Hiswara menganggap dirinya gila ketika berada di sebuah candi yang sangat besar, candi yang terletak di kaki dua buah gunung, gunung Merapi dan Merbabu, padahal jarak yang membentang dari dua gunung itu ke rumahnya di Malang nyaris empat ratus kilometer.
Rupanya Parra Hiswara telah terlempar jauh melintasi dimensi ruang dan waktu. Ketika Parra Hiswara kembali ke kota Singasari tak jauh dari Malang , ia mendapati istri yang dicintainya hilang diculik orang.
Di tahun 2011 itu, kelompok tujuh yang masing-masing memiliki tanda berbentuk ular melingkar di telapak tangannya mulai bermunculan. Pun demikian pula kelompok lima yang memiliki rajah berbentuk cakra mulai muncul pula memberikan perlawanan mati-matian. Apalagi sejak Parra Hiswara muncul di pelataran candi, jejak bayangan candi itu mulai sering muncul dan bisa dilihat di bulan purnama, semakin banyak saja orang yang bisa melihat ujutnya.
Meski candi itu masih murca, berada di wilayah bayang-bayang antara ada dan tiada.
Peringatan bagi orang yang meninggalkan sholat
Assalammualaikum,wr.wb.
Ada beberapa ayat Al Qur’an dan hadist-hadist Rasulullah,SAW yang memberikan peringatan bagi orang yang meninggalkan dan meng-akhirkan sholat, diantaranya adalah :
1. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang buruk) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturut-kan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kerugian.” (Maryam: 59)
2. Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
“Celakalah bagi orang-orang yang shalat, yaitu orang-orang yang lalai dalam shalatnya.” (Al-Ma’un: 4-5)
3. Sabda Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam:
“(Yang menghilangkan pembatas) antara seorang muslim dengan kemusyrikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)
4. Sabda Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam:
“Perjanjian antara kita dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan An-Nasai, hadits shahih)
5. Pada suatu hari, Rasulullah shallallaahu alaihi wasallam berbicara tentang shalat, sabda beliau:
“Barangsiapa menjaga shalatnya maka shalat tersebut akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan baginya pada hari Kiamat nanti. Dan barangsiapa tidak men-jaga shalatnya, maka dia tidak akan
memiliki cahaya, tidak pula bukti serta tidak akan selamat. Kemudian pada hari Kiamat nanti dia akan (dikumpulkan) ber-sama-sama dengan Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay Ibnu Khalaf.” (HR. Ahmad, At-Thabrani dan Ibnu Hibban, hadits shahih)
Mudah-mudahan bisa menjadi renungan bagi kita bersama.
Pelatihan Kearsipan Hari ke 2
Hari kedua pelaksanaan pelatihan kearsipan berlangsung tanpa halangan ya berarti. Pada hari kedua ini, yang menjadi pembicara adalah Bapak Basuki Suhardiman dan utusan dari Badan Kearsipan Daerah Jawa Barat, Wah semakin bertambahlah wawasan para peserta mengenai kearsipan, dan memahami betapa pentingnya arsip-arsip terebut.
Dalam materinya para pembicara menceritakan tentang aspek arsip konvensional maupun digital. Dalam pengelolaan arsip ini, faktor penting yang harus dipahami adalah adanya storage dan media penyimpanan yang harus ditata dengan baik dan benar.
Nah, setelah makan siang, giliranku dan mas Arif Bahtiar yang mengisi acara pelatiahn tersebut. Tema yang dibahas adalah mengupas alternatif aplikasi kearsipan digital dengan mengunakan teknologi Joola, GDL dan SharePoint. Wah antusias para peserta lebih besar lagi, karena mereka langsung berinteraksi dengan aplikasi jadi tidak ngantuk hehehehe..
Diawal-awal pelatihan semua berjalan lancar, tetapi ketika mulai praktek langsung berinteraksi dengan SharePoint, nah mulai deh kekacauan terjadi..ternyata banyak peserta yang tidak memahami tentang web based application..waduh2x kerepoten deh gue..mana lagi kompie di Comlabs banyak yang sudah ndak support..pas ditanya..yah maklum kompienya udah lebih dari 5 tahun belum diganti2x…:(
Tapi masalah tersebut bisa diatasi dengan mengalihkan perhatian para peserta dengan menjelaskan hal-hal lain yang berhubungan dengan kearsipan digital, dan lebih menarik lagi, para peserta dapat membandingkan web arsip milik ITB dengan milik UGM (yang notabene katanya yang paling baik)..nah apa kata mereka..lucu2x deh..mungkin hanya satu kelemahan di ITB bahwa di ITB tidak ada unit yang khusus untuk mengusi tentang kearsipan sehingga dalam pengelolaannya masih sporadis saja..dan belum memiliki SOP yang jelas.
Nah harapannya dengan adanya pelatihan ini, para peserta sekembalinya dari pelatihan dapat menerapkan hasil pelatihannya tersebut di unit kerja masing-masing, sehingga kelaknya dalam mengadopsi teknologi arsip digital tidak akan kaget lagi…:D
Pelatihan Kearsipan Hari I
Wah hari ini, alhamdulillah semua proses Pelatihan Kearsipan hari pertama ini semua berjalan lancar. Walaupun ada sedikitlah duri-duri ketidakpuasan tapi itu bisa diatasi. Saya dan temen saya Pelita tadinya diposisikan untuk membantu kelancaran proses pelaksanaan bukan menjadi panitia utama acara..tapi yah gitu deh, akhirnya semuanya kita2x juga yang handle hehehe..no problem
Untungnya 99% para peserta dapat menghadiri event ini, dan para pembicara dari Diknas dan Dikti pun bisa hadir..wah senengnya hati ini melihat keberhasilan acara dan antusiasme para peserta pelatihan tersebut.
Saat makan siang, saya berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan salah seorang pemateri dari DIKNAS (waduh sayangnya saya lupa menanyakan namanya hehehe). Disana saya bertanya, apa yang yang dimaksud dengan sistem kearsipan yang disertifikasi? Wah, tadinya saya kira ini masalah yang cukup rumit, karena semua aplikasi yang akan kita pergunakan kelak untuk sistem kearsipan harus disertifikasi oleh suatu lembaga tertentu..eh ternyata lemabga terebut belum ada..hehehe..jadi aman deh situs SISKUMDANG, dan aplikasi lainnya…tergantung legalitas di institusi tersebut katanya..jika dinyatakan valid oleh pihak legal institusi setempat ya sistem tersebut bisa dikatakan sistem yang benar (hooo gitu toh ya).
Lalu saya pun bertanya, sistemkearsipan mana yang bisa dijadikan benchmark dalam tata pengelolaannya? Mereka menjawab UGM (wah lagi-lagi UGM nih)..di UGM (menurut pembicara) menyediakan 3 lantai khusus untuk pengelolaan kearsipan (wah kalau dipikir2x UGM memang memiliki kampus yang besar ya, kalau dibanding ITB? bukan kualitas lho
) sehingga mereka mampu menata kearsipan dengan baik dan benar, selain itu juga UGM memiliki jenjangh karir tersendiri untuk jawatan kearsipan ini sendiri.
Wah-wah, ITB ketinggalan 1 step lagi nih sepertinya, tapi jangan mau kalah dong..kudu dipersiapkan semua. Kita sudah memiliki infrastruktur dan wadah yang sudah dipersiapkan, tinggal komitmen kita untuk memulainya..nah kapankah itu?
Nah itulah kesan-kesan pada Pelatihan Kearsipan Hari I di Comlabs…:D
Apakah sinar BIOFIR?
Bagian dari Sinar Matahari
Matahari menghasilkan sinar yang dibedakan warnanya dalam spektrum sinar tampak dan sinar tidak tampak. Salah satu sinar tidak tampak adalah sinar ultraviolet yang berada pada spektrum warna violet. Sinar tak tampak lainnya adalah Sinar-X, Sinar Gamma dan Sinar Kosmik, yang memiliki panjang gelombang lebih pendek daripada Sinar Ultraviolet dan bila tidak dikontrol sangat berbahaya bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya.
inar Inframerah (infrared ray – IR) juga merupakan sinar tidak tampak yang berada pada spektrum warna merah, mendekati spektrum sinar tampak. Dapat dikatakan bahwa 80% cahaya matahari adalah sinar inframerah karena lebarnya jangkauan gelombang sinar ini (0,75-1000 micron). Sinar infra merah dikelompokkan dalam 3 zone : near infrared ray (0,75-1,5 micron), middle infrared ray (1,5-4 micron) dan far infrared ray (FIR 4-1000 micron).
Definisi FIR Menurut Prof. Li Dong Qi
Spektrum sinar matahari terdiri dari sinar tampak dan tidak tampak. Sinar tampak meliputi: merah, oranye, kuning, hijau dan ungu (diketahui sebagai warna pelangi). Sinar-sinar tidak tampak antara lain adalah: Sinar Ultraviolet, Sinar-X, Sinar Gamma, Sinar Kosmik, Mikrowave, Gelombang listrik dan Sinar Inframerah. Gelombang elektromagnetik di antara sinar tampak dan sinar mikrowave dinamakan Sinar Inframerah (panjang gelombang antara 0,75-1000 mikron). Karakteristik FIR adalah tidak kasat mata (tidak kelihatan), bersifat linear (menyebar), refraktif (dapat dipantulkan) dan diserap oleh beberapa objek.
Studi terbaru tentang Bioteknologi menemukan bahwa Sinar-Inframerah-Gelombang-Panjang (Far Infrared Ray – FIR, dengan panjang gelombang antara 6-14 micron) berperan penting dalam formasi dan pertumbuhan makhluk hidup. Untuk alasan inilah, sinar inframerah ini disebut juga Sinar Bio Genetik.
Semua makhluk hidup di Bumi selalu terdiri dari molekul air dan protein kompleks. Molekul air selalu tidak stabil. Jika molekul air dioksilasikan dengan panjang gelombang antara 8-10 micron (itu adalah panjang gelombang oksilasi air) akan terjadi semacam getaran ketidakstabilan (resonansi).
Resonansi tersebut menyebabkan ionisasi air tersebut menjadi ion Hidrogen (H+) dan Hidroksil (OH-) terjadi dengan kecepatan yang sangat tinggi (10/12 detik). Ionisasi ini dinamakan “Pengaktifan Air”. Jika proses pengaktifan ini terjadi di seluruh tubuh manusia, metabolisme sel dan proses pembuangan sisa metabolisme sel menjadi lebih aktif dan efektif hingga menghasilkan perkembangan sel yang menakjubkan.
Sinar inframerah dari matahari mempunyai panjang gelombang antara 3,5-10 micron dan sinar inframerah yang mempunyai panjang gelombang 6-14 micron adalah sinar bio genetik yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia (kita menerima sinar ini setiap hari dari matahari bersama seluruh sinar dalam spektrum sinar matahari).
MENGAPA KITA MEMBUTUHKAN PRODUK FIR?
Sebagaimana kita ketahui, matahari juga memancarkan berbagai macam sinar. Maka apabila kita mendapatkan paparan sinar matahari, kita juga mendapatkan sinar-sinar lain yang sebenarnya membahayakan, seperti Sinar Kosmik, Sinar-X, Sinar Ultraviolet, Sinar mikro, Sinar Gamma, gelombang radio dan lain-lain. Beberapa jenis sinar seperti Sinar Ultraviolet dapat menyebabkan kanker kulit dan berbagai penyakit lainnya. Oleh karena itu kita membutuhkan sesuatu yang dapat menggantikan atau menciptakan sesuatu yang dapat menghasilkan FIR. Akhirnya, setelah 10 tahun dalam penelitiannya, Prof. Li Dong Qi menemukan bahwa kombinasi dari 26 mineral oksida (disebut Bio-Keramik) dari Bumi ini dapat memancarkan FIR murni.
INFO KALUNG BIO! BIONECKLE FAR INFRARED
Sebuah kalung yang tampaknya biasa saja, namun ternyata mampu mentransfer energi bio yang cukup tinggi kepada pemakainya hingga dapat membantu penderita berbagai penyakit. Termasuk di antaranya penderita kolesterol, asam urat, diabetes mellitus / gula darah / kencing manis, sinusitis, nyeri pinggang dan punggung, nyeri di persendian, pusing-pusing, migrain, pembengkakan prostat dan berbagai penyakit lainnya. Caranya? Ini sebuah kalung, tentu cara pakainya adalah dilingkarkan di leher. Boleh juga dililitkan di pergelangan tangan atau ditempelkan pada bagian yang sakit.
Ini bukan magic dan tidak berbau mistis sama sekali. Tapi ini adalah PRODUK ALAMI dan ILMIAH yang kami sebut dengan Bio Necklace. Sebuah kalung dengan manik-manik batu keramik yang memancarkan Sinar-Inframerah-Gelombang-Panjang (Far Infrared Ray atau disingkat FIR).
Studi terbaru tentang Bioteknologi menemukan bahwa Sinar-Inframerah-Gelombang-Panjang (dengan panjang gelombang antara 6-14 mikron) berperan penting dalam formasi dan pertumbuhan makhluk hidup termasuk memiliki banyak manfaat untuk tubuh manusia. Untuk alasan inilah, sinar inframerah ini disebut juga Sinar Bio Genetik (BIOFIR). Semua makhluk hidup di Bumi selalu terdiri dari molekul air dan protein kompleks. Molekul air selalu tidak stabil. Jika molekul air dioksilasikan dengan panjang gelombang antara 8-10 mikron (itu adalah panjang gelombang oksilasi air) akan terjadi semacam getaran ketidakstabilan (resonansi).
Resonansi tersebut menyebabkan ionisasi air tersebut menjadi ion Hidrogen (H+) dan Hidroksil (OH-) terjadi dengan kecepatan yang sangat tinggi (10/12 detik). Ionisasi ini dinamakan “Pengaktifan Air”. Jika proses pengaktifan ini terjadi di seluruh tubuh manusia, metabolisme sel dan proses pembuangan sisa metabolisme sel menjadi lebih aktif dan efektif hingga menghasilkan perkembangan sel yang menakjubkan. Sinar inframerah dari matahari mempunyai panjang gelombang antara 3,5-1000 mikron dan sinar inframerah yang mempunyai panjang gelombang 6-14 mikron adalah sinar bio genetik yang sangat berperan penting dalam kehidupan manusia (kita menerima sinar ini setiap hari dari matahari).
FUNGSI DAN MANFAAT KALUNG BIO NECKLACE
- Membantu mengembangkan pembuluh darah dan memperlancar peredaran darah.
- Membantu mengaktifkan sel-sel dan meningkatkan metabolisme.
- Membantu mengaktifkan molekul-molekul air di dalam tubuh, menguatkan organ-organ tubuh dan memperkuat daya tahan tubuh dari berbagai penyakit.
- Membantu fungsi kerja limfa serta mencegah terjadinya penyakit gondok.
- Membantu membersihkan karat dan membuang racun serta kotoran dari badan.
- Membantu mengurangi keasaman dan kekentalan darah serta melegakan tekanan darah pada jantung.
- Membantu mengurangi kadar garam dalam darah.
- Membantu kulit tampil lebih segar, tampak awet muda dan ceria.
- Membantu mengurangi ketegangan sistem saraf dan meningkatkan kekuatan fisik.
-
Terkini
- PEMILU 2009 Menanti Anda, Next PEMILU bagaimana?
- Fenomena Para Caleg Saat Ini
- Ketangguhan dan Keimanan Warga Gaza Menakjubkan
- Kebodohan Merusak Kebersamaan
- Islam Mengajarkan Keadilan, Bukan Persamaan dalam Segala Hal
- Sinopsis Novel Candi Murca
- Peringatan bagi orang yang meninggalkan sholat
- Pelatihan Kearsipan Hari ke 2
- Pelatihan Kearsipan Hari I
- Apakah sinar BIOFIR?
- INFO KALUNG BIO! BIONECKLE FAR INFRARED
- Ini Dia, Daftar Printer yang Diduga Sebabkan Kanker!
-
Taut
-
Arsip
- Januari 2009 (5)
- Desember 2008 (6)
- Agustus 2007 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS

